Pengamat: Rupiah Bisa Terancam Karena Inflasi Amerika Naik

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Pengamat: Rupiah Bisa Terancam Karena Inflasi Amerika Naik
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 voaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 66 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 30%
  • Publisher: 63%

Kenaikan inflasi Amerika Serikat yang mencapai 9,1 persen dinilai dapat mengancam nilai tukar rupiah.

Direktur Center of Economic and Law Studies Bhima Yudhistira mengatakan kenaikan inflasi Amerika Serikat yang mencapai 9,1 persen bisa berdampak kepada negara lain, termasuk Indonesia. Sebab, kata dia, Bank sentral Amerika Serikat kemungkinan akan kembali menaikkan suku bunga acuan untuk mengendalikan inflasi.

Bhima menambahkan kenaikan suku bunga The Fed kemungkinan akan direspons Bank Indonesia dengan menaikkan suku bunga acuan. Menurutnya, kondisi ini akan membuat pelaku UMKM, pengusaha, dan masyarakat harus mencicil pinjaman lebih mahal. Kondisi ini juga bisa berdampak terhadap ketersediaan lapangan pekerjaan karena perusahaan-perusahaan, terutama yang memiliki bahan baku impor, akan menahan rekrutmen pekerja karena beban produksi yang naik.

Bhima menyarankan pemerintah untuk melanjutkan bantuan sosial selama pandemi untuk mencegah memburuknya inflasi di tanah air. Sebab, kata dia, banyak pekerja yang nilai upahnya turun karena inflasi. Selain itu, ia menyarankan pemerintah untuk mencari substitusi pangan impor agar tidak tergantung dengan harga pangan global yang sedang mengalami kenaikan.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung mengatakan, inovasi, sinergi kebijakan, dan kolaborasi yang kuat, penting untuk mendukung penguatan kerangka bauran kebijakan yang efektif. "Berbagai risiko yang muncul belakangan ini tidak dapat dimitigasi hanya oleh satu kebijakan untuk menjaga stabilitas makro-finansial," ujar Juda dalam keterangan tertulis, Rabu .Sementara terkait posisi cadangan devisa Indonesia, BI mencatat sebanyak 136,4 miliar dolar AS pada akhir Juni 2022.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

voaindonesia /  🏆 15. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Harga Emas Mulai Naik Lagi, tapi Jangan Senang Dulu!Harga Emas Mulai Naik Lagi, tapi Jangan Senang Dulu!Harga emas naik tipis menjelang pengumuman inflasi Amerika Serikat (AS)
Weiterlesen »

Nyusul Logam Lainnya, Harga Timah Anjlok 1% Lebih!Nyusul Logam Lainnya, Harga Timah Anjlok 1% Lebih!Harga timah dunia merosot pada perdagangan hari ini karena inflasi Amerika Serikat yang melambung.
Weiterlesen »

9 Negara Ini Terancam Bangkrut, tapi Bursa Sahamnya Meroket!9 Negara Ini Terancam Bangkrut, tapi Bursa Sahamnya Meroket!Inflasi tinggi membuat dunia kalang kabut, beberapa negara bahkan terancam mengalami kebangkrutan.
Weiterlesen »

Rupiah ditutup menguat jelang rilis data inflasi ASRupiah ditutup menguat jelang rilis data inflasi ASNilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore, ditutup menguat menjelang rilis data inflasi Amerika ...
Weiterlesen »

Jelang Rilis Inflasi, Harga Tembaga LayuHarga tembaga dunia melemah karena dolar Amerika Serikat yang menguat jelang pengumuman inflasi yang diperkirakan terus melambung.
Weiterlesen »

Indonesia Diminta Belajar dari Kasus Sri Lanka yang Terjerat Krisis Ekonomi, Pengamat Beri Saran - Pikiran-Rakyat.comIndonesia Diminta Belajar dari Kasus Sri Lanka yang Terjerat Krisis Ekonomi, Pengamat Beri Saran - Pikiran-Rakyat.comIndonesia, menurut sang pengamat, seharusnya bisa mengambil pelajaran dari krisis ekonomi yang menjerat Sri Lanka.
Weiterlesen »



Render Time: 2025-04-03 20:43:12