Tidak seperti tahun lalu, pertumbuhan pendapatan Apple pada periode kuartal per akhir Juni 2022 diproyeksi hanya single digit.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Hingga separuh tahun 2022 lewat, raksasa teknologi Apple Inc. cenderung membukukan kinerja lebih baik ketimbang kompetitor. Namun, dampak krisis ekonomi global terhadap produsen iPhone dan Mac tersebut diprediksi hanya tinggal menunggu waktu.
Estimasi analis berada pada kisaran US$82,7 miliar. Hampir separuh dari total pendapatan ini diperkirakan datang dari penjualan iPhone sementara segmen layanan perangkat lunak Apple diprediksi berkontribusi sekitar US$20 miliar. Apple bukannya tidak punya senjata. Meski diumumkan pada periode kuartal ketiga tahun buku yang berakhir Juni, perusahaan baru benar-benar menjual lini produk Macbook terbarunya pada Juni ini.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Apple Putar Otak supaya Peluncuran iPhone 14 Enggak NgaretUntuk menghindari penundaan dalam peluncuran iPhone 14 pada September mendatang, Apple disebut-sebut mendiversifikasi pemasok komponennya.
Weiterlesen »
Kota Cilegon jadi Tuan Rumah Rakorkomwil III Apeksi 2023Rakorkomwil III Apeksi pada 2023 diyakini akan membawa pertumbuhan ekonomi bagi Kota Cilegon. apeksi
Weiterlesen »
Save the Children sebut krisis Iklim sama dengan krisis hak anakKrisis iklim sama dengan krisis hak anak di masa sekarang dan mendatang, kata CEO Save the Children Indonesia Selina Patta Sumbung pada diskusi media ...
Weiterlesen »
Bank Indonesia Catat KPR Melambat, Kredit Real Estate MeningkatKredit sektor properti pada Juni 2022 tumbuh 5 persen secara tahunan. Lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang membukukan kenaikan 5,9 persen yoy.
Weiterlesen »
Aksi Nyata Masyarakat Dibutuhkan dalam Penanganan Krisis IklimPenanganan krisis iklim membutuhkan keterlibatan nyata dari warga di akar rumput, di antaranya terkait penggunaan transportasi umum, mereduksi penggunaan plastik sekali pakai, hingga edukasi luas risiko krisis iklim. Metropolitan AdadiKompas
Weiterlesen »
APINDO : Waspadai Nilai Tukar Dolar ASKrisis pangan dan energi di berbagai negara menyebabkan meningkatnya inflasi dan melambatnya pertumbuhan ekonomi pada berbagai negara termasuk Indonesia. Meski begitu, negara ini dinilai mampu melewati krisis global tersebut, termasuk Kalimantan Barat.
Weiterlesen »