PKS Minta Jokowi Revisi Perpres BBM daripada Menaikkan Harga Bahan Bakar Subsidi
Bisnis.com, JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR Fraksi PKS Mulyanto meminta Presiden Joko Widodo segera menerbitkan revisi Perpres No. 191/2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM. Menurutnya, itu lebih baik daripada sibuk mewacanakan kenaikan harga BBM bersubsidi.
Dia juga melihat bahwa saat ini penyaluran BBM bersubsidi hampir sebanyak 60 persen tidak tepat sasaran. Belum lagi adanya dugaan kebocoran BBM bersubsidi ke industri dan ekspor ilegal ke negara tetangga. Dua negara tersebut menjual BBM jauh lebih murah dibanding Indonesia. Mulyanto mencontohkan harga bensin di Brunei untuk RON 90 sebesar Rp3.800 per liter dan RON 95 Rp6.900 per liter. Di Indonesia, bensin Pertalite atau setara RON 90 dijual dengan harga Rp7.650 per liter.
“Semakin lama kita menunda pembatasan penggunaan BBM bersubsidi, maka akan semakin lambat efisiensi anggaran dilakukan,” ungkapnya.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Setengah BBM RI Hasil Impor, Makanya Jokowi Tanya Niak Atau Nggak?Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertanya apakah masyarakat setuju atau tidak jika harga BBM naik. Pasokan BBM Indonesia separuhnya dipenuhi dari impor.
Weiterlesen »
Jokowi Tanya soal Harga BBM Perlu Naik, Pertimbangkan Dulu Risiko IniPresiden Joko Widodo (Jokowi) sempat melontarkan pertanyaan kepada publik apakah setuju jika harga BBM subsidi dinaikkan seperti pertalite.
Weiterlesen »
Negara Lain Sudah Naikkan Harga BBM, Jokowi Masih Tanya WargaPresiden Joko Widodo (Jokowi) mempertanyakan kepada publik apakah setuju jika harga BBM dinaikkan.
Weiterlesen »
Orang Kaya Jangan Rakus, BBM Subsidi Khusus untuk Masyarakat Tidak Mampu - Pikiran-Rakyat.comMasih banyak masyarakat kaya yang menyerobot jatah BBM subsidi untuk pengendara dari kalangan menengah ke bawah.
Weiterlesen »
Muncul Isu Tolak Capres Non Parpol, PKS: Kami Cari yang Potensi MenangPKS menyebut mulai muncul isu di DPR yang menghembuskan menolak tokoh bakal capres bukan kader parpol.
Weiterlesen »