Urip Saputra, pria viral dinarasikan meninggal lalu hidup lagi, mengaku membuat skenario itu menghidari utang. Urip mengaku utangnya mencapai Rp 1,5 miliar.
Kepada polisi, Urip juga mengungkap penggunaan uang utang itu. Salah satunya untuk keperluan pribadi.
"Kalau berdasarkan pengakuannya, ya untuk kebutuhan pribadinya, dan sebagian dibelikan properti," tuturnya. Sebelumnya, polisi mengungkap motif pria bernama Urip Saputra yang sempat viral dinarasikan meninggal di Semarang lalu hidup lagi di Bogor. Polisi menyebut Urip tak pernah meninggal. "Sudah terkonfirmasi bahwa memang yang bersangkutan tidak pernah mengalami kematian," kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin kepada
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Urip Saputra Kini Diburu Polisi Usai Pura-pura Meninggal DuniaUrip Saputra, 40, kini dikejar-kejar polisi akibat perbuatannya pura-pura mati di Bogor dan sempat masuk peti jenazah.
Weiterlesen »
Kaji Unsur Kriminal, Polisi Gelar Perkara Kasus Mati Suri Urip SaputraKaji unsur kriminal, Polres Bogor akan menggelar perkara kasus mati suri Urip Saputra, pria yang berprofesi sebagai rohaniwan.
Weiterlesen »
Polisi Periksa Intensif Urip Saputra 'Meninggal Hidup Lagi'Urip Saputra yang bikin heboh karena dinarasikan meninggal lalu hidup lagi mendatangi kantor polisi usai sempat dicari. Polisi menyebut Urip sedang diperiksa.
Weiterlesen »
Urip Saputra, Si Bikin Heboh Pura-Pura Meninggal di RSUD Bogor Menyerahkan Diri | merdeka.comUrip dikabarkan telah keluar dari RSUD Kota Bogor pada Rabu (16/11) setelah sempat mendapat perawatan, akibat kesadaran yang menurun usai berada di dalam peti mati.
Weiterlesen »
Sosok Urip Saputra Pria Rancabungur yang Bikin Rekayasa Kematiannya, Terungkap Pekerjaan Sehari-Hari - Tribunnews.comSopir ambulans kaget sampai lokasi tujuan ternyata peti itu sudah berisi tubuh Urip yang lengkap dengan pakaian patik dan bercelana panjang hitam
Weiterlesen »