PPh Bunga Obligasi Reksa Dana 10 Persen, Investor Institusi Pilih Investasi Langsung | Market - Bisnis.com

Deutschland Nachrichten Nachrichten

PPh Bunga Obligasi Reksa Dana 10 Persen, Investor Institusi Pilih Investasi Langsung | Market - Bisnis.com
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 Bisniscom
  • ⏱ Reading Time:
  • 44 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 21%
  • Publisher: 59%

PPh Bunga Obligasi Reksa Dana 10 Persen, Investor Institusi Pilih Investasi Langsung

Bisnis.com, JAKARTA – Perubahan kebijakan perpajakan baru terkait pajak penghasilan bunga obligasi reksa dana pada 2021 lalu membuat investor lebih memilih untuk masuk ke instrumen obligasi ketimbang reksa dana terproteksi atau pendapatan tetap.

Pada peraturan sebelumnya, yakni PP No 55/2019 yang merupakan perubahan kedua PP No 16/2009, wajib pajak reksa dana dikenai PPh final bunga obligasi dengan tarif sebesar 5 persen pada 2014 hingga 2020 dan sebesar 10 persen pada tahun 2021 dan tahun-tahun selanjutnya. Ia mengatakan, kebijakan ini utamanya akan mempengaruhi reksa dana pendapatan tetap dan terproteksi. Sejauh ini pihaknya melihat, khususnya di tahun 2021 lalu, kebijakan tersebut lebih berdampak ke reksa dana terproteksi.

“Investor sepertinya lebih memilih berinvestasi langsung ke obligas dibandingkan reksa dana terproteksi yang strategi investasinya hanya hold to maturity karena pajaknya sama dengan berinvestasi di obligasi secara langsung . Pola ini khususnya terlihat pada investor institusi karena mereka memiliki scale untuk berinvestasi,” jelas Guntur saat dihubungi pekan ini.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

Bisniscom /  🏆 23. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Tambal Defisit, Biden Mau Tarik PPh 20% Buat Orang Tajir!Tambal Defisit, Biden Mau Tarik PPh 20% Buat Orang Tajir!Tarif pajak akan diberikan ke rumah tangga miliarder AS yang menghasilkan US$ 100 juta, untuk membayar setidaknya 20% dari pendapatan penuh mereka.
Weiterlesen »

Investor Melejit, TokoCrypto Minta Kelembagaan Aset Kripto Indonesia Diperkuat | Market - Bisnis.comInvestor Melejit, TokoCrypto Minta Kelembagaan Aset Kripto Indonesia Diperkuat | Market - Bisnis.comTokoCrypto meminta kelembagaan aset kripto Indonesia diperkuat seiring kenaikan jumlah investor di aset tersebut.
Weiterlesen »

Kebanjiran Order, Industri Tekstil Tangkap Investasi Rp90 Triliun Lebih | Ekonomi - Bisnis.comKebanjiran Order, Industri Tekstil Tangkap Investasi Rp90 Triliun Lebih | Ekonomi - Bisnis.comIndustri tekstil dan produk tekstil (TPT) diproyeksi akan membaik pada kuartal pertama tahun ini dari kontraksi sepanjang tahun lalu. Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS) sektor tekstil dan pakaian jadi terkontraksi -4,08 persen sepanjang 2021.
Weiterlesen »

BPKH Ingin Investasi di Arab Saudi, Ini Daftar Rencananya | Ekonomi - Bisnis.comBPKH Ingin Investasi di Arab Saudi, Ini Daftar Rencananya | Ekonomi - Bisnis.comBadan Pengelola Keuangan Haji atau BPKH akan berinvestasi di sembilan proyek di Arab Saudi.
Weiterlesen »

OJK: Investasi Industri Keuangan Non Bank 2021 Tumbuh 8,53 PersenOJK: Investasi Industri Keuangan Non Bank 2021 Tumbuh 8,53 PersenOJK mencatat pertumbuhan investasi IKNB pada Desember 2021 tercatat sebesar 8,53 persen year on year.
Weiterlesen »

BI Prediksi Inflasi 0,68 Persen per Maret 2022, Ini Biang Keroknya | Ekonomi - Bisnis.comBI Prediksi Inflasi 0,68 Persen per Maret 2022, Ini Biang Keroknya | Ekonomi - Bisnis.comBank Indonesia memproyeksi inflasi pada Maret 2022 akan mengalami inflasi sebesar 0,68 persen secara bulanan akibat kenaikan sejumlah harga bahan pangan.
Weiterlesen »



Render Time: 2025-04-04 22:42:10