Propaganda Rusia atas Pembenaran Invasi di Ukraina Gagal

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Propaganda Rusia atas Pembenaran Invasi di Ukraina Gagal
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 voaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 47 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 22%
  • Publisher: 63%

'Hingga 24 Februari, media Rusia mendominasi narasi seputar Ukraina dalam semua bahasa dan banyak konten yang juga menarik banyak perhatian,' kata pimpinan Omelas Evanna Hu kepada VOA. Namun, dalam minggu-minggu setelahnya, situasinya telah berubah.

Meta juga sebelumnya mengumumkan telah mencabut sebuah jaringan yang terdiri dari 40 akun, kelompok, dan halaman di Facebook dan Instagram yang menyasar orang di Ukraina.

“Jaringan ini menggunakan akun palsu dan mengoperasikan sosok fiktif di internet – termasuk di Facebook, Instagram, Twitter, YouTube, Telegram, Odnoklassniki, dan VK – agar tampil seakan-akan asli untuk menghindari pengawasan oleh platform dan peneliti,” demikian pernyataan Meta dalam sebuah posting diGoogle mengatakan “pihaknya mengambil langkah-langkah luar biasa untuk menghentikan penyebaran misinformasi dan menghentikan kampanye disinformasi di Internet.

“Kami juga secara signifikan membatasi rekomendasi pada lingkup global untuk sejumlah saluran media yang dibiayai pemerintah Rusia di platform-platform kami,” demikian tulis Presiden Google Untuk Urusan Global Kent Walker di sebuah posting di“Dan dalam hari-hari terakhir, YouTube telah mencabut ratusan saluran dan ribuan video yang melanggar Panduan Komunitasnya, termasuk sejumlah saluran yang terlibat dalam praktik-praktik menipu yang terkoordinir.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

voaindonesia /  🏆 15. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen



Render Time: 2025-04-04 12:45:08