Rapor OJK 5 Tahun Sektor Pasar Modal, Jumlah Investor dan Emiten IPO Melesat
Bisnis.com, JAKARTA - Pengamat menilai dalam periode 2017-2022, peran Otoritas Jasa Keuangan di bawah kepemimpinan Wimboh Santoso signifikan mendorong perkembangan pasar modal di dalam negeri. Hal itu ditunjukkan dengan pertumbuhan jumlah investor dan peningkatan IPO perusahaan.
Pada lima tahun sebelumnya, IPO relatif terbatas, dengan 2012 hanya ada 21 emiten pendatang baru, tahun 2013 sebanyak 31 IPO, tahun 2014 ada 23 IPO, tahun 2015 hanya 18 IPO, dan tahun 2016 turun menjadi 16 IPO. “Semakin jelas aturannya dan semakin akomodatif tentunya memberi dampak positif bagi pasar modal,” paparnya.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Peluang Terbuka Lebar, Wamendag Ajak Investor Bisnis Kripto di Indonesia | Market - Bisnis.comWakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan Indonesia berpotensi menjadi pasar kripto yang menjanjikan.
Weiterlesen »
Harga Minyak Anjlok di Bawah US$100, Pasar Khawatir Resesi Membesar | Market - Bisnis.comHarga minyak mentah kembali anjlok di bawah US$100 per barel. Ternyata ini penyebabnya.
Weiterlesen »
Kebab Babarafi (RAFI) Mau IPO, Tawarkan Saham di Harga Rp120-Rp130 | Market - Bisnis.comPT Sari Kreasi Boga Tbk. (RAFI) berencana melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) dalam waktu dekat.
Weiterlesen »
Produsen Susu Cimory (CMRY) Belanjakan Dana IPO Rp825 Miliar Buat Ini | Market - Bisnis.comProdusen susu Cimory, PT Cisarua Mountain Dairy Tbk. (CMRY), melaporkan telah menggunakan dana IPO sebesar Rp825 miliar.
Weiterlesen »
Pasang Harga Maksimum, Produsen AXIO Cari Dana IPO Rp145 Miliar | Market - Bisnis.comProdusen laptop Axioo, PT Tera Data Indonusa Tbk. (AXIO) mencari dana segar Rp145 miliar lewat initial public offering (IPO).
Weiterlesen »
Hasil RUPS STAA, Perdana bagi Dividen Rp109 Miliar setelah IPO | Market - Bisnis.comRUPS PT Sumber Tani Agung Resources Tbk. (STAA) atau STA Resources memutuskan membagikan dividen Rp109 miliar dari laba bersih pada 2021.
Weiterlesen »