Bank Sentral Australia (Reserve Bank of Australia/RBA) diprediksi akan mengerek suku bunga acuannya lebih agresif lagi di bulan depan
, lebih tinggi dari kuartal I-2022 yang tumbuh 3,2% . Sementara dari kuartal sebelumnya diperkirakan tumbuh 1,5%.
"Inflasi sangat tinggi, inflasi inti katakanlah sebesar 1,7% atau lebih tinggi, akan mendorong ekspektasi pasar akan kenaikan 75 basis poin di bulan Agustus, dan membuat dolar Australia menguat melawan melawan mayoritas mata uang," kata Joseph Capurso, kepada ekonom international di Commonwealth Bank of Australia, sebagaimana dilansirMeski demikian, Capurso melihat penguatan dolar Australia juga akan terbatas akibat isu resesi global.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
BI Beberkan Isu Utama yang Bikin The Fed Naikkan Suku BungaBank Indonesia beberkan isu utama ekonomi global yang mungkin bikin The Fed Naikkan suku bunga 75 Bps dalam waktu dekat.
Weiterlesen »
Resesi Diramal Terjadi Tahun Depan, Harga Timah Anjlok 1,75%Harga timah dunia jatuh pada perdagangan hari ini
Weiterlesen »
BI Ramal Kenaikan Suku Bunga Acuan AS Bulan Ini 0,75%Bank Indonesia (BI) memperkirakan di bulan Juli ini, Bank Sentral Amerika Serikat (AS) akan menaikan suku bunga acuan 75 basis point.
Weiterlesen »
Pelatih Australia Sebut Final Ketat Penutupan Hebat untuk FIBA Asia Cup |Republika OnlineAustralia mengatasi Lebanon 75-73 di final FIBA Asia Cup 2022.
Weiterlesen »
Dibayangi Nasib Bunga Acuan BI, IHSG Diramal Bergerak di Rentang 6.825 - 6.925Hari ini IHSG diprediksi bergerak mixed dalam range 6.825 - 6.925.
Weiterlesen »
Kasus Covid-19 Masih Ngegas, Kapan Puncak BA.4 & BA.5?Perkembangan kasus Covid-19 di Tanah Air masih 'ngegas'
Weiterlesen »