Relasi Kuasa di Pesantren Bikin Korban Pencabulan Takut Bersuara

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Relasi Kuasa di Pesantren Bikin Korban Pencabulan Takut Bersuara
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 soloposdotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 56 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 26%
  • Publisher: 51%

Komnas Perempuan mendukung upaya Polda Jawa Timur dalam menangkap anak kiai Jombang yang menjadi tersangka kasus pencabulan santriwati.

itu harus mendapatkan hukum sesuai apa yang dilakukan. Dengan menghukum tersangka pencabulan, secara otomatis ini memenuhi rasa keadilan korban.

Siti Aminah menegaskan pola kekerasan seksual di lembaga pendidikan keagamaan selalu didasari dengan relasi kuasa. Yaitu pelaku kekerasan seksual biasanya dilakukan pemilik pesantren, ustaz, kiai, terhadap santriwatinya. “Dalam kasus ini, ada proses manipulasi hal-hal yang ditafsirkan oleh pelaku. Seperti pengalihan energi atau metafakta. Nah ini yang menjadi ciri khas di lingkungan pendidikan keagamaan,” jelasnya.Karena kuasa pelaku yang merupakan anak pemilik Ponpes Shiddiqiyah, kata dia, membuat para korban tidak bisa bersuara atau tidak berani menyampaikan kekerasan seksual yang dihadapinya.

“Dalam hal ini, kita harus memastikan bahwa lingkungan pesantren dan pendidikan keagamaan menjadi ruang aman dari kekerasan seksual. Sehingga santriwati bisa belajar dengan baik. Dan orang tua bisa menitipkan anaknya di pesantren tanpa ada kekhawatiran,” terangnya.Dia berharap kasus pencabulan yang melibatkan anak kiai Jombang ini bisa berjalan dengan baik dan tegas. Menurutnya, penanganan yang baik menjadi kontribusi atas kepercayaan orang tua terhadap lembaga pendidikan keagamaan.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

soloposdotcom /  🏆 33. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Relasi Kuasa dan Urgensi Pendidikan Seksual dalam Kurikulum PesantrenRelasi Kuasa dan Urgensi Pendidikan Seksual dalam Kurikulum PesantrenJumlah kasus kekerasan seksual di lingkungan pesantren menempati peringkat kedua (19 persen) setelah kampus (27 persen). Relasi kuasa mengakibatkan para korban takut melapor sehingga kekerasan seksual berlangsung dalam kurun waktu lama bahkan meluas ke korban lain.
Weiterlesen »

Praktisi: Tata Krama Menggunakan Internet Diperlukan untuk Relasi SosialPraktisi: Tata Krama Menggunakan Internet Diperlukan untuk Relasi SosialMasyarakat kini telah beradaptasi dengan digitalisasi, semenjak pandemi dua tahun berjalan dan memaksimalkan pemanfaatan ruang digital untuk kehidupan sehari-hari.
Weiterlesen »

BREAKING NEWS: Ricuh di Ponpes Shiddiqiyyah Jombang, Upaya Penangkapan MSAT Diadang MassaBREAKING NEWS: Ricuh di Ponpes Shiddiqiyyah Jombang, Upaya Penangkapan MSAT Diadang MassaBREAKINGNEWS Ratusan polisi berupaya menangkap DPO kasus pencabulan MSAT, anak kiai Jombang di Pesantren Shiddiqiyyah.
Weiterlesen »

Relasi Kuasa dan Urgensi Pendidikan Seksual dalam Kurikulum PesantrenRelasi Kuasa dan Urgensi Pendidikan Seksual dalam Kurikulum PesantrenJumlah kasus kekerasan seksual di lingkungan pesantren menempati peringkat kedua (19 persen) setelah kampus (27 persen). Relasi kuasa mengakibatkan para korban takut melapor sehingga kekerasan seksual berlangsung dalam kurun waktu lama bahkan meluas ke korban lain.
Weiterlesen »

Ada Dugaan Kasus Pencabulan, Ini Profil Pesantren Shiddiqiyyah Ploso JombangAda Dugaan Kasus Pencabulan, Ini Profil Pesantren Shiddiqiyyah Ploso JombangInilah profil pesantren Pesantren Shiddiqiyyah yang ramai diperbincangkan karena diduga jadi sorotan pencabulan
Weiterlesen »

Anak Kiai Jombang Cabul, Minta Santri Mandi KembenAnak Kiai Jombang Cabul, Minta Santri Mandi KembenAnak kiai di Jombang tersangka pencabulan memaksa korban melakukan ritual mandi kemben.
Weiterlesen »



Render Time: 2025-04-07 02:35:49