Merak-merak hidup bebas di Ngulahan Park, Desa Ngulahan, Sedan, Rembang. Di sana, satwa-satwa dibiarkan di alam terbuka. Tak heran merak-merak itu berjalan-jalan atau nangkring di pepohonan.
Pengunjung juga bisa berin teraksi dengan satwa lain. Ngulahan Park bisa menjadi salah satu tempat rujukan liburan di Rembang. Di sana, pengunjung bisa healing sejenak sambil melihat pepohonan, pemandangan pegunungan, dan hewan-hewan.
Wisata ini mulai dikenal tiga bulan lalu. Saat itu digelar paket buka bersama, sehingga Ngulahan Park pun dikenal khalayak. Karakteristik merak, lanjut Hasan, jika hendak bertelur, mereka tidak memilih di area dalam hutan, tetapi mencari tempat yang berdekatan dengan aktifitas manusia, sehingga ada telur-telur yang ditemukan warga. “Warga sekitar hutan menemukan telur, kamudian kami tetaskan sendiri. Terus kami rawat di sini,” jelasnya.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
7 Mitos Abadi Tentang Eleanor dari AquitaineAda mitos abadi tentang eleanor dari aquitaine. Eleanor dari Aquitaine (1122-1204) adalah Permaisuri untuk Henry II dari Inggris dan Louis VII dari Prancis.
Weiterlesen »
Pemburu Babi yang Tenggelam di Sungai Juar Aceh Tamiang, Ditemukan TewasAceh Tamiang - Usai dilakukan pencarian selama dua hari, akhirnya Tim Basarnas dan Satgas Sar, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Minggu (17/7/2022), menemukan seorang jasad pemburu babi yang hilang terbawa arus pada Jumat Kemarin.
Weiterlesen »
Megawati: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sri LankaBerkaca dari kasus gagalnya Sri Lanka, Megawati Soekarnoputri menyerukan langkah segera agar Indonesia terhindar dari krisis.
Weiterlesen »
Ruang Terbuka Hijau di Kota Probolinggo Masih KurangSecara keseluruhan ruang terbuka hijau (RTH) belum sampai dari 30 persen dari luas keseluruhan Kota Probolinggo.
Weiterlesen »
Adaro dan BKSDA Kalsel: Populasi bekantan di TWA Pulau Bakut bertambahPT Adaro Energy Indonesia dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalimantan Selatan menyebutkan, populasi satwa bekantan atau kera hidung ...
Weiterlesen »