Sepp Blatter sebut keputusan untuk memberikan Piala Dunia 2022 kepada Qatar adalah sebuah kesalahan.
- Mantan Presiden FIFA Sepp Blatter menyebut keputusan untuk menyelenggarakan Piala Dunia 2022 kepada Qatar sebagai sebuah kesalahan.
Akan tetapi, selama mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022, Qatar banyak mendapat kritik karena sikapnya terhadap hubungan sesama jenis, catatan hak asasi manusia dan perlakuan terhadap pekerja migran. Selain itu, untuk pertama kalinya pula, penyelenggaraan dihelat selama musim dingin yang berlangsung dari 20 November hingga 18 Desember.Blatter mengatakan FIFA telah menyesuaikan kriteria yang digunakan untuk memilih negara tuan rumah pada 2012 setelah muncul kekhawatiran tentang perlakuan terhadap pekerja migran yang membangun stadion Piala Dunia di Qatar.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Mantan Presiden FIFA: Kesalahan Besar Jadikan Qatar Tuan Rumah Piala Dunia 2022 - Tribunnews.comEks Presiden FIFA, Sepp Blatter menyebut penujukan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 merupakan kesalahan
Weiterlesen »
Ronaldo Sebut Pemain ini Layak Bergabung ke Timnas Brasil di Piala Dunia 2022 QatarRonaldo Nazario menyampaikan pendapatnya terkait pemilihan pemain Timnas Brasil untuk menghadapi Piala Dunia 2022 Qatar yang menuai banyak kritik dari publik
Weiterlesen »
13 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Andres Iniesta, dari Depresi hingga Juara Piala DuniaAndres Iniesta sempat mengalami depresi sebelum menjadi juara Piala Dunia 2010 bersama tim nasional Spanyol.
Weiterlesen »
Qatar Sita Ratusan Replika Trofi Piala DuniaKementerian dalam negeri setempat menyatakan pihak berwenang meluncurkan operasi yang dibekali informasi tentang laman yang mempromosikan trofi tiruan Piala Dunia.
Weiterlesen »
Piala Dunia Qatar, Dua Pilar Pertahanan Timnas Kanada CederaDua pemain Timnas Kanada cedera menjelang Piala Dunia 2022, yakni kiper Maxime Crepeau dan bek kiri Alphonso Davies.
Weiterlesen »