Serikat Petani Anggap Impor Beras Imbas Lemahnya Tata Kelola Cadangan Pangan TempoBisnis
TEMPO.CO, Jakarta - Serikat Petani Indonesia atau SPI menanggapi soal impor beras yang dilakukan Perum Badan Urusan Logistik akhir tahun ini. Ketua Umum SPI, Henry Saragih menilai impor menjadi opsi bagi pemerintah lantaran lemahnya tata kelola cadangan pangan nasional dan koperasi produksi pangan.
Angka tersebut jauh di bawah harga pokok penjualan , yaitu Rp4.200 per kilogram.Lalai Jalankan TugasKarena itu, seharusnya Bulog mengintervensi harga di pasar saat terjadi panen raya dengan cara menyerap hasil produksi petani. 'Jadi Presiden harus berikan peringatan dan mungkin tindakan tegas terhadap pimpinan Bulog yang lalai untuk jalankan tugasnya mengisi gudang-gudang cadangan pangan,' kata Henry.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Serikat Petani: Kegagalan Bulog Bikin RI Banjir Beras Impor!Petani Geram, Kegagalan Bulog Bikin RI Banjir Beras Impor!
Weiterlesen »
Impor Beras Bikin Petani Milenial di Sragen Kian Tak Tertarik Tanam PadiKebijakan impor beras membuat petani milenial di Kabupaten Sragen menjadi enggan menanam padi.
Weiterlesen »
3 Fakta Banjir Beras dari Vietnam-Thailand Usai 3 tahun Puasa ImporBeras impor sebanyak 200 ribu ton mulai bertahap datang ke Indonesia. Berasi impor ini datang dari Vietnam, Thailand dan Pakistan.
Weiterlesen »
Jokowi Impor Beras, Ini Data Lengkap Era Presiden SebelumnyaImpor beras menjadi satu kalimat yang kontroversi. Sebagai negara agraris, ternyata Indonesia sering bergantung ke petani luar negeri.
Weiterlesen »
200 Ribu Ton Beras Vietnam-Thailand Banjiri RI Usai 3 Tahun Puasa ImporPemerintah mulai memasok beras impor 200 ribu ton bulan ini. Tahap pertama sebanyak 10.000 ton sudah masuk ke Jakarta dan Banten.
Weiterlesen »