Bank sentral akan kembali menaikkan suku bunga karena inflasi makin tinggi. Melejitnya harga beras menjadi ancaman baru di tengah potensi resesi. MajalahTempo
HAWA pesimistis makin mendominasi pasar finansial global. Konsensus para analis menyebutkan pertumbuhan ekonomi dunia akan melambat tahun depan. Apa boleh buat, perang melawan
rupanya belum akan usai hingga tahun berganti. Bank sentral di seluruh dunia bakal meneruskan kebijakan moneter ketat dan menaikkan suku bunga. Itu sebabnya pasar bakal memperhatikan sidang The Federal Reserve yang akan berlangsung pada 13-14 DesembeSilahkan berlangganan untuk menikmati akses penuh artikel eksklusif Tempo sejak tahun 1971
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Bank Fama Siap Jadi Bank DigitalPT Bank Fama Internasional akan beralih menjadi bank digital.
Weiterlesen »
Video: BCA Sabet Penghargaan'Most Valuable Bank'Bank Central Asia Diganjar Penghargaan'Most Valuable Bank'
Weiterlesen »
Tarik Tunai Tanpa Kartu 3 Bank Ini Kini Bisa Lewat ATM Berlogo Prima |Republika OnlineNasabah Bank DKI, Danamon dan Multiarta bisa tarik tunai nonkartu lewat ATM Bank DKI
Weiterlesen »
Sinyal Kenaikan Suku Bunga The Fed Kembali Tekan Harga EmasHarga emas harga emas Spot terpantau turun 0,15 persen atau 2,63 poin ke US$1.794 per troy, tertekan sinyal kenaikan suku bunga selanjutnya dari The Fed
Weiterlesen »
Zelensky Gencarkan Diplomasi, Biden Beri Sinyal Dukungan Tambahan Pertahanan Udara UkrainaPresiden Ukraina lakukan diskusi marathon dengan presiden AS, Perancis, dan Turkiye di tengah pertempuran sengit di timur negaranya.
Weiterlesen »
Progres XL Axiata (EXCL) Suntik Mati Sinyal 3G, Bocoran Capex 2024XL Axiata (EXCL) menggunakan dana belanja modal untuk ekspansi ke jaringan 4G.
Weiterlesen »