Kepala Divisi Humas Irjen Polisi Dedi Prasetyo menanggapi soal berbagai spekulasi kejanggalan luka pada jasad Brigadir J dan mengatakan bahwa narasi yang disampaikan bukan dari orang-orang yang ahli di bidangnya. TempoNasional
TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Inspektur Jenderal Polisi Dedi Prasetyo menanggapi soal berbagai spekulasi kejanggalan luka pada jasad Brigadir J. Menurutnya, narasi yang disampaikan itu bukan dari orang-orang yang ahli di bidangnya.“Kenapa? Orang yang menyampaikan bukan orang yang expert di bidangnya.
Jenderal bintang dua itu juga menyampaikan bahwa pihak keluarga dipersilakan untuk melakukan ekshumasi atau autopsi ulang. Menurutnya itu sebagai wujud komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam investigasi yang berdasarkan pada scientific crime investigation.“Untuk menjaga transparansi dan akuntabel, boleh kita mengambil dari ahli forensik dan dari instansi yang kredibel juga untuk bersama-sama menyaksikan proses tersebut.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Respons Polri Soal Pihak Keluarga Minta Autopsi Ulang Brigadir YoshuaPolri memberikan respons terkait permintaan autopsi ulang terhadap Brigadir Yoshua yang tewas dalam adu tembak di rumah Kadiv Propam Porli Irjen Ferdy Sambo.
Weiterlesen »