Stok beras yang dikelola Bulog dinilai terlalu kecil dan tak cukup untuk meredam kenaikan harga hingga akhir tahun. Pemerintah persilakan Bulog serap gabah/beras dengan skema komersial untuk mendongkrak stok. Ekonomi AdadiKompas
JAKARTA, KOMPAS – Alarm perberasan nasional dinilai tengah berbunyi lantaran stok yang dikelola Perum Bulog berada di bawah 1 juta ton. Stok sebesar itu dianggap kurang dan sulit untuk mengintervensi pasar guna mengerem laju inflasi bahan makanan, khususnya yang bersumber dari beras.
Di tengah situasi tersebut, Bulog merasa kesulitan untuk menaikkan stoknya ke angka yang diharapkan pemerintah, yakni 1,2 juta ton. Sebab, situasi harga gabah atau beras di lapangan relatif tinggi dan suplainya terbatas.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Bulog Minta Pemerintah Segera Impor Beras, Imbas Stok Cadangan Beras Menipis - Pikiran-Rakyat.comBuwas mengatakan Bulog telah membeli beras komersial dengan harga yang lebih tinggi. Namun tidak bisa memenuhi stok cadangan beras.
Weiterlesen »
Bulog: Stok Beras Pemerintah tidak Capai Target Akhir TahunDiketahui, Indonesia sendiri memiliki target stok beras sebanyak 1,2 juta ton hingga akhir 2022.
Weiterlesen »
Bulog: Stok Cadangan Beras Pemerintah MenipisStok cadangan beras pemerintah (CBP) menipis. Ini terjadi karena Bulog mengalami kendala dalam penyerapan beras di tingkat produsen akibat keterbatasan stok dan harga jual yang tinggi.
Weiterlesen »
Buwas Blak-blakan Cadangan Beras Pemerintah MenipisDirut Perum Bulog Budi Waseso atau Buwas menyebut kalau stok cadangan beras pemerintah sedang menipis.
Weiterlesen »
Bulog Stok 5.000 Ton Beras untuk Kalsel Sampai Akhir TahunPerum Bulog menstok sekitar 5.000 ton beras untuk kebutuhan reguler masyarakat Kalimantan Selatan sampai akhir tahun 2022. Stok itu masih bisa ditambah jika ada program bantuan sosial yang mendesak. Nusantara AdadiKompas
Weiterlesen »
NFA: BUMN Pangan Belum Mampu Intervensi Stabilisasi Harga dan Pasokan |Republika OnlineDari sejumlah bahan pokok utama di Indonesia baru beras yang bisa dikendalikan Bulog
Weiterlesen »