Sri Mulyani menyebut ada beberapa tantangan yang dihadapi perempuan dalam sebagai pemimpin hingga pilihan untuk keluarga.
Liputan6.com, Jakarta - Beragam cerita hadir dalam momentum Hari Perempuan Internasional 2022 yang jatuh setiap 8 Maret. Salah satunya datang dari Menteri Keuangan Sri Mulyani yang berbagi perspektifnya terkait deretan tantangan yang dihadapi perempuan, termasuk ketika ditunjuk sebagai pemimpin.
"Jadi, kalau Anda relatif dianggap memiliki aspek gender, you have to establish leadership," terangnya. Ratusan pengunjuk rasa turun ke jalan menuntut Presiden Filipina Rodrigo Duterte untuk menghormati hak-hak perempuan. Unjuk rasa sekaligus memperingati International Women's Day. Disebut Sri Mulyani, perempuan juga dihadapkan dengan pilihan keluarga dan menjalankan perannya di luar."Dianggap domestic household tidak menjadi yang membebani, ini yang menyebabkan perempuan kadang-kadang harus struggling more dari sisi dari personal, family goals dengan your career," ungkapnya.3 dari 5 halamanPilihanDalam konteks ini, Sri Mulyani menjelaskan jika dilihat di seluruh dunia, rasio perempuan mengalami drop out lebih besar.