Terungkap, Alasan Softbank Batal Danai Pembangunan IKN Nusantara

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Terungkap, Alasan Softbank Batal Danai Pembangunan IKN Nusantara
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 SINDOnews
  • ⏱ Reading Time:
  • 66 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 30%
  • Publisher: 51%

Luhut menjelaskan, alasannya mulai dari CEO SoftBank Masayoshi Son yang telah dinyatakan mundur dari Dewan Pengarah Pembangunan IKN hingga saham Softbank yang anjlok....

membeberkan sejumlah alasan Softbank mundur dari investasi di Ibu Kota Negara Nusantara di Kalimantan Timur.

Luhut menjelaskan, alasannya mulia dari CEO SoftBank Masayoshi Son yang telah dinyatakan mundur dari Dewan Pengarah Pembangunan IKN hingga saham yang kini anjlok. “Pertama, bahwa Ppendiri sekaligus CEO Softbank Masayoshi Son tidak akan lagi menduduki posisi sebagai Dewan Pengarah Pembangunan IKN. enggak lagi," kata Luhut saat ditemui di Jakarta, dikutip Rabu .Luhut menyebutkan sejumlah Dewan Pengarah lainnya masih tetap sama yakni Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed Bin Zayed dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair.

Kemudian, alasan lainnya adalah saham Soft Bank yang anjlok atau drop. Untuk diketahui, saham SoftBank di bursa saham Jepang memang anjlok dalam enam bulan terakhir. Diketahui, sahamnya ambles hingga minus 34,81% dari 6.542 pada September lalu, kini tersisa 4.265 per lembar saham. “Kalau SoftBank itu memang dari awal sudah mundur dia sejak sahamnya drop," terang Luhut.

Alasan terakhir, imbuh Luhut, SoftBank memiliki penempatan pendanaan yang salah satu sumbernya berasal dari negara Timur Tengah yakni SoftBank Vision Fund.Sebagai catatan, Pendanaan tersebut pertama kali dibentuk pada 2017 dan didukung pendanaannya oleh Arab Saudi dan Uni Emirat Arab . Namun kini, kedua negara tersebut meninggalkan pendanaan SoftBank Vision Fund.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

SINDOnews /  🏆 40. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Butuh Rp466 Triliun, Jokowi Minta Bos IKN Gerak Lincah Cari Pendanaan | Kabar24 - Bisnis.comButuh Rp466 Triliun, Jokowi Minta Bos IKN Gerak Lincah Cari Pendanaan | Kabar24 - Bisnis.comJokowi meminta Kepala Otorita IKN Nusantara Bambang Susantono agar mampu bergerak lincah dalam mencari alternatif pendanaan untuk pembangunan IKN Nusantara.
Weiterlesen »

Softbank Mundur dari Proyek IKN Nusantara, Begini Langkah PemerintahSoftbank Mundur dari Proyek IKN Nusantara, Begini Langkah PemerintahSoftbank tidak jadi menanam investasi di proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.
Weiterlesen »

Ridwan Kamil Beberkan Tantangan Terbesar IKN: Jangan Harap 3-5 Tahun BeresRidwan Kamil Beberkan Tantangan Terbesar IKN: Jangan Harap 3-5 Tahun BeresGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membeberkan tantang terbesar dalam pembangunan IKN Nusantara.
Weiterlesen »

Pembangunan Ibu Kota Nusantara Segera DimulaiPembangunan Ibu Kota Nusantara Segera DimulaiPresiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara bakal segera dimulai.
Weiterlesen »

“Anak-anak saya mau tinggal di mana”, suku asli yang merasa dilewatkan saat Presiden Joko Widodo berkemah di IKN - BBC News Indonesia“Anak-anak saya mau tinggal di mana”, suku asli yang merasa dilewatkan saat Presiden Joko Widodo berkemah di IKN - BBC News Indonesia'Di zaman sekarang saja kami sudah kesusahan mencari pekerjaan. Apalagi nanti, lebih susah lagi, bagaimana cara kami membiayai anak kami sekolah. Anak-anak saya mau seperti apa. Mau tinggal di mana,' kata warga asli di lokasi IKN Nusantara.
Weiterlesen »

DPD Minta tak Ada Penggusuran Paksa Lahan di IKN |Republika OnlineDPD Minta tak Ada Penggusuran Paksa Lahan di IKN |Republika OnlineTak boleh ada sama sekali penggusuran paksa lahan rakyat demi alasan pembangunan IKN
Weiterlesen »



Render Time: 2025-04-05 21:43:00