PT Pertamina (Persero) kembali menaikkan harga LPG nonsubsidi per 10 Juli 2022. Berikut timeline kenaikan harga LPG nonsubsidi.
per 10 Juli 2022 menjadi Rp 100.000 untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp 213.000 untuk Bright Gas 12 kg/Elpiji 12 kg. Kenaikan ini sudah kedua kalinya di 2022.
Kebijakan korporasi ini merupakan pelaksanaan Roadmap Penyesuaian Harga Elpiji 12 kg secara berkala, untuk menuju harga keekonomian sesuai dengan kaidah bisnis korporasi.pernah terjadi pada 25 Desember 2021 untuk merespons tren peningkatan harga pada Contract Price Aramco yang terus naik. Kenaikannya berkisar Rp 1.600-2.600 per kg.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
PT Rajawali Gugat PKPU PT Kaltim Elektrik Power dan PT LEDPT Rajawali Jaya Bersama, perusahaan pemasok batubara memasukkan permohonan ke Pengadilan Niaga Surabaya untuk proses penundaan kewajiban pembayaran utang.
Weiterlesen »
Hari Ini Harga LPG Nonsubsidi dan Pertamax Turbo Naik, Pertamina Beri Alasannya - Pikiran-Rakyat.comBerdasarkan keputusan, berikut alasan Pertamina menaikan harga BBM nonsubsidi dan LPG bright yang berlaku mulai Minggu 10 Juli 2022.
Weiterlesen »
Selain BBM, Pertamina Naikkan Harga LPG Nonsubsidi Rp 2.000 per KilogramSementara itu untuk LPG 3 kilogram atau gas melon, Irto memastikan harga yang berlaku adalah harga lama.
Weiterlesen »
Pertamina Naikan Harga Pertamax Turbo dan LPG 12 Kilogram |Republika OnlinePertamina jaga daya beli dengan memastikan ketersediaan energi dan harga terjangkau
Weiterlesen »
Tak Hanya BBM, Harga LPG Nonsubsidi Juga NaikPT Pertamina (Persero) menaikkan tiga jenis produk Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi yaitu Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex.
Weiterlesen »
Rincian Harga Asli Pertalite, Pertamax, dan LPG 3 Kg Kalau Tak Ada SubsidiBila dibandingkan dengan harga keekonomian, harga jual BBM dan LPG yang ditetapkan Pemerintah sangat jomplang.
Weiterlesen »