Angkutan barang Over Dimension Over Loading atau truk obesitas menjadi perhatian pemerintah. Bagaimana tidak, beroperasinya truk obesitas bikin negara ruti.
Angkutan barang Over Dimension Over Loading atau truk obesitas menjadi perhatian pemerintah. Bagaimana tidak, beroperasinya truk obesitas memberikan kerugian pada negara.
Pemerintah mengklaim, kerugian karena truk obesitas mencapai Rp 43 triliun per tahun. Itu belum lagi adanya risiko kecelakaan. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, ODOL merupakan kondisi di mana dimensi kendaraan tidak sesuai dengan standar produksi pabrik atau terjadi modifikasi. Kemudian, kondisi di mana kendaraan yang mengangkut muatan melebihi batas beban yang ditetapkan."Dari data Kementerian PUPR secara ekonomi setiap tahun negara dirugikan Rp 43 triliun," katanya dalam webinar, Selasa .Lanjutnya, truk ODOL memicu risiko kecelakaan lalu lintas.
"Oleh karena itu angkutan barang merupakan penyumbang besar kecelakaan, terbesar setelah sepeda motor," ujarnya.