Wall Street menguat di tengah peningkatan pendapatan perusahaan yang membantu meringankan kewaspadaan pasar jelang kenaikan suku bunga The Fed.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Wall Street dibuka menguat pada perdagangan Rabu dengan dorongan utama saham-saham teknologi jelang kenaikan suku bunga The Fed.
Investor bersiap kenaikan suku bunga The Fed lainnya, sebagai upaya memadamkan lonjakan inflasi. FOMC pada 26-27 Juli 2022 diperkirakan menaikkan suku bunga 75 basis poin, kenaikan suku bunga paling tajam sejak 1980-an. Sementara itu, sejumlah sektor seperti teknologi dan properti akan menanggung dampak negatif dari potensi kenaikan suku bunga The Fed. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan juga diprediksi akan tertekan dalam jangka pendek setelah realisasi kebijakan tersebut
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Saham-saham di Wall Street Berguguran, Wallmart Turun TajamSaham-saham di Wall Street turun tajam pada akhir perdagangan Rabu pagi WIB. Begitu pun dengan saham Wallmart yang terkoreksi.
Weiterlesen »
Wall Street Anjlok di Bawah Tekanan Sektor RitelWall Street jatuh pada hari Selasa (26/7/2022) setelah Walmart memangkas perkiraan pendapatannya, membuat saham ritel lainnya turun.
Weiterlesen »
Saham Peritel Turun Akibat Walmart, Wall Street Dibuka MerahIndeks bursa saham Amerika Serikat (AS) berguguran pada pembukaan perdagangan Kamis (21/7/2022)
Weiterlesen »
Pasar 'Legowo' Suku Bunga Naik, Harga Karet NaikHarga karet dunia menguat karena pasar lebih tenang menghadapi kenaikan suku bunga.
Weiterlesen »
Jelang Rilis The Fed, IHSG Dibuka MenguatIHSG Dibuka Menguat
Weiterlesen »