Wall Street Ditutup Bervariasi, Laba JPMorgan Mengecewakan | Market - Bisnis.com

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Wall Street Ditutup Bervariasi, Laba JPMorgan Mengecewakan | Market - Bisnis.com
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 Bisniscom
  • ⏱ Reading Time:
  • 29 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 15%
  • Publisher: 59%

Wall Street Ditutup Bervariasi, Laba JPMorgan Mengecewakan

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat memperpanjang kerugian pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat karena investor mencerna laporan laba dan pembicaraan bank-bank besar Wall Street terkait resesi.

“Dalam ekonomi global, kita berhadapan dengan dua faktor yang saling bertentangan, beroperasi pada jadwal yang berbeda. Ekonomi AS terus tumbuh dan pasar kerja dan belanja konsumen, serta kemampuan mereka untuk membelanjakan, tetap sehat,” kata CEO JPMorgan Jamie Dimon. Sementara itu, Morgan Stanley mengungkapkan laba yang meleset dari ekspektasi analis, dipengatruhi terutama oleh penurunan pendapatan perbankan investasi karena kondisi pasar yang bergejolak. Saham perusahaan menutup sesi 0,3 persen lebih rendah setelah memangkas kerugian 2 persen.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

Bisniscom /  🏆 23. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Dicekam Inflasi, Wall Street Anjlok Lagi di PembukaanDicekam Inflasi, Wall Street Anjlok Lagi di PembukaanIndeks bursa saham Amerika Serikat (AS) berguguran pada pembukaan perdagangan Kamis (14/7/2022)
Weiterlesen »

Inflasi Bikin Gelisah, Wall Street Dibuka MelemahInflasi Bikin Gelisah, Wall Street Dibuka MelemahTiga indeks utama Wall Street dibuka lebih rendah didorong meningkatnya ekspektasi perlambatan ekonomi yang disebabkan pengetatan kebijakan moneter agresif. Tiga...
Weiterlesen »

Inflasi Tak Terkendali, Wall Street Dibuka Merah MeronaInflasi Tak Terkendali, Wall Street Dibuka Merah MeronaIndeks bursa saham Amerika Serikat (AS) berguguran pada pembukaan perdagangan Rabu (13/7/2022)
Weiterlesen »

Wall Street Berakhir Jatuh, Laju Obligasi Pemerintah AS Beri Sinyal Resesi | Market - Bisnis.comWall Street Berakhir Jatuh, Laju Obligasi Pemerintah AS Beri Sinyal Resesi | Market - Bisnis.comS&P 500 merosot karena saham teknologi berkapitalisasi pasar jumbo dijual dan saham energi ikut terjun lantaran pelemahan harga minyak.
Weiterlesen »

Inflasi AS Melonjak Dorong Dolar AS, Harga Emas dan Minyak Bervariasi | Market - Bisnis.comInflasi AS Melonjak Dorong Dolar AS, Harga Emas dan Minyak Bervariasi | Market - Bisnis.comLonjakan data inflasi AS mendorong dolar AS dan menekan harga komoditas seperti minyak dan emas.
Weiterlesen »

Wall Street Berakhir Jatuh, Laju Obligasi Pemerintah AS Beri Sinyal Resesi | Market - Bisnis.comWall Street Berakhir Jatuh, Laju Obligasi Pemerintah AS Beri Sinyal Resesi | Market - Bisnis.comS&P 500 merosot karena saham teknologi berkapitalisasi pasar jumbo dijual dan saham energi ikut terjun lantaran pelemahan harga minyak.
Weiterlesen »



Render Time: 2025-04-05 19:39:30