Wapres Ma'ruf Amin Puji Teknologi Pangan Milik Bulog
Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengunjungi kompleks pergudangan modern Perum BULOG di Kepala Gading, Jakarta, Jumat .
“Dengan dilengkapinya gudang-gudang pangan Perum BULOG dengan mesin RTR atau rice to rice ini, maka kemampuan pengelolaan kualitas pangan pemerintah juga semakin baik dan upaya menjamin ketersediaan pangan dalam jangka waktu yang panjang juga sudah bisa kita penuhi,” katanya, Jumat . Sementara itu, Direktur Utama Perum BULOG Budi Waseso menyampaikan keterangan secara mendetail terkait manfaat mesin RTR.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Wapres Ma’ruf Amin: Masyarakat Dambakan Polri yang Profesional dan MerakyatWakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengharapkan transformasi Polri harus bisa menyentuh seluruh aspek, mulai dari organisasi, operasional, pelayanan publik, hingga pengawasan.
Weiterlesen »
Wapres Minta Polri Tingkatkan Kemampuan Prediksi Dinamika MasyarakatMenurut Wakil Presiden Ma’ruf Amin, apabila kemampuan tersebut terus diasah, Polri akan terus berbenah dan bertransformasi dalam menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat.
Weiterlesen »
Wapres AS Dukung Penyelidikan Kejahatan Perang Terhadap RusiaWakil Presiden Kamala Harris pada Kamis (10.3.2022) menawarkan dukungan Amerika Serikat (AS) untuk menyerukan penyelidikan kejahatan perang internasional atas invasi...
Weiterlesen »
Wapres: Tidak Ada Masalah Kehalalan dalam Asuransi Syariah |Republika OnlineWapres sebut asuransi syariah gunakan pendekatan takaful artinya saling menanggung
Weiterlesen »
Jokowi: Kemitraan KY dan MA Kunci Putuskan Mafia PeradilanJokowi menegaskan kemitraan strategis antara KY dan MA menjadi kunci menghilangkan mafia peradilan. Selengkapnya: 👇 Jokowi
Weiterlesen »
Laporan Tahunan Komisi Yudisial, Jokowi Singgung Kurangnya Hakim Tindak Pidana Korupsi MAPresiden Joko Widodo atau Jokowi menyinggung soal permasalahan kurangnya hakim ad hoc yang menangani tindak pidana korupsi di Mahkamah Agung.
Weiterlesen »