Direktur Project dan Technical Wilmar Erik Tjia mengatakan saat ini pihaknya tengah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di KITW Serang.
Ia menjelaskan listrik produksi EBT bakal dimanfaatkan untuk menunjang operasional pabrik di KITW Serang. Untuk jangka panjangnya, pihaknya akan terus menambah PLTS di kawasan tersebut. Sehingga kontribusi EBT terhadap operasional pabrik semakin besar dan konsumsi energi berbahan fosil bisa ditekan.
Menurutnya, penerapan EBT juga bisa menjadi nilai plus untuk produk-produk yang bakal diekspor keluar negeri. Sebab saat ini, tren dunia sedang mengarah untuk memanfaatkan EBT. Sehingga produk-produk yang memanfaatkan EBT bisa lebih dilirik oleh konsumen mancanegara."EBT itu bisa jadi selling point untuk barang-barang export nantinya. Dunia juga bisa lihat kalua bagusnya memanfaatkan energi surya," jelasnya.
"Kita juga melakukan studi untuk energy saving termasuk bukan hanya listriknya tapi penggunaan air, dan kebocoran lainnya," jelasnya.