Ada Logo Halal Baru, Ekonom: Standardisasi Sertifikasi Juga Harus Berubah
Bisnis.com, JAKARTA – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal belum lama ini mengeluarkan label halal baru berwarna ungu dengan motif Gunungan dan Sujan tanpa ada tulisan Majelis Ulama Indonesia .
Pengamat Ekonomi Syariah Aziz Setiawan menilai label halal penting untuk diselaraskan sehingga tidak menjadi beban di kalangan industri bahkan konsumen. Menurut Aziz, adanya label baru ini pun jangan sampai merepotkan pelaku usaha dan perlu dibuat standardisasi layanan halal menjadi lebih mudah dan terjangkau.
“Harus dibuat lebih efisien, kompetitif, dan terjangkau, sehingga produk lokal kita juga memiliki standar halal yang sesuai standar global sehingga dapat bersaing dengan pasar global,” lanjutnya.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Ada Logo Halal Baru, Bagaimana dengan Logo Halal MUI?Kementerian Agama menyebut ke depannya logo halal MUI secara bertahap tak berlaku lagi, berikut informasi selengkapnya.
Weiterlesen »
Anwar Abbas Kritik Logo Halal Baru: Tak Ada Lambang MUI dan Kedepankan Seni'Banyak orang nyaris tidak lagi tahu itu adalah kata halal dalam bahasa Arab karena terlalu mengedepankan kepentingan artistik,'
Weiterlesen »
Ada Logo Halal Baru Indonesia, Bagaimana dengan Label sebelumnya?Kepala BPJPH Kemenag, Muhammad Aqil Irham, menjelaskan pelaku usaha yang masih memiliki stok kemasan dengan logi halal dan nomor ketetapan halal MUI, diperkenankan untuk menghabiskan stok kemasan terlebih dahulu.
Weiterlesen »
Menteri Agama: Ada Label Halal Baru, Label Lama MUI Tidak BerlakuDengan diluncurkannya label halal nasional yang baru, maka logo halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang lama akan tidak berlaku.
Weiterlesen »
Siapa Sosok yang Ada di Logo Sampdoria?Di dalam logo Sampdoria terdapat siluet pria hitam seperti sedang merokok menggunakan cangklong. Siapa sosok tersebut?
Weiterlesen »