Aksi Cepat Tanggap Dicap Berbahaya di India sejak 2020

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Aksi Cepat Tanggap Dicap Berbahaya di India sejak 2020
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 tempodotco
  • ⏱ Reading Time:
  • 22 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 12%
  • Publisher: 63%

Aksi Cepat Tanggap (ACT) ditandai sebagai organisasi berbahaya oleh Pemerintah India sejak 2020. TempoDunia

TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap ditandai sebagai organisasi berbahaya oleh Pemerintah India sejak 2020. Musababnya ACT ditengarai terafiliasi dengan organisasi Islam radikal seperti Falah-e-Insaniyat Foundation dan Lashkar-e-Taiba .ACT dicap sebagai organisasi radikal setelah Menteri Persatuan Dalam Negeri India saat itu, Amit Shah, menemukan aliran uang asing yang memicu kerusuhan Delhi Anti-Hindu.

Pendiri sekaligus pimpinan lembaga tersebut, Ahyuddin, mengundurkan diri pada Januari lalu. Majalah Tempo Edisi Sabtu, 2 Juli 2022, mengungkap dugaan penyelewengan dana tersebut. Menurut laporan berjudul 'Aksi Cepat Tanggap Cuan' tersebut, Ahyudin sempat menggunakan dana sosial yang dikumpulkan lembaganya untuk kepentingan pribadi. Ahyudin disebut sempat mentransfer dana sejumlah Rp 11 miliar ke adiknya, Rosman.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

tempodotco /  🏆 12. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Aksi Cepat Tanggap Dicap Berbahaya di India sejak 2020Aksi Cepat Tanggap Dicap Berbahaya di India sejak 2020Aksi Cepat Tanggap ditandai sebagai organisasi berbahaya oleh Pemerintah India, namun dibantah oleh ACT
Weiterlesen »

Bantah PPATK, Presiden Aksi Cepat Tanggap: Kami Tidak Pernah Berurusan dengan Teroris - Tribunnews.comBantah PPATK, Presiden Aksi Cepat Tanggap: Kami Tidak Pernah Berurusan dengan Teroris - Tribunnews.comPresiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar membantah soal lembaganya disebut Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) danai teroris
Weiterlesen »

Aksi Cepat Tanggap Himpun Dana Ratusan Miliar, Ini DetailnyaAksi Cepat Tanggap Himpun Dana Ratusan Miliar, Ini DetailnyaDana yang dihimpun Aksi Cepat Tanggap mencapai ratusan miliar rupiah. Diduga ada penyelewengan dana dalam pengelolaannya.
Weiterlesen »

Heboh ACT Diduga Selewengkan Dana Umat, 'Aksi Cepat Tilep' Jadi Trending TopicHeboh ACT Diduga Selewengkan Dana Umat, 'Aksi Cepat Tilep' Jadi Trending TopicMenurut laporan majalah Tempo, Ahyudin selaku pendiri sekaligus pimpinan ACT disebut sempat menggunakan dana sosial yang dikumpulkan lembaganya untuk kepentingan pribadi.
Weiterlesen »

Diperlukan Langkah Cepat Menanggulangi PMKPenyebaran penyakit mulut dan kuku meluas di Indonesia. Pemerintah didesak segera menanggulangi PMK sebelum dampaknya meluas. Nusantara AdadiKompas
Weiterlesen »

Fiersa Besari Tak Mau Anaknya Cepat Besar, Akui Takut 'Ribut' Soal IniFiersa Besari Tak Mau Anaknya Cepat Besar, Akui Takut 'Ribut' Soal IniFiersa Besari belum lama ini membagikan potret sang buah hati tercinta di akun media sosial. Fiersa mengaku tak ingin anaknya cepat besar karena alasan ini.
Weiterlesen »



Render Time: 2025-04-03 12:22:51