Amerika serikat (AS) berencana memberikan bantuan kembali kepada Ukraina melawan serangan Rusia sebesar US$270 juta, termasuk drone.
Bisnis.com, JAKARTA - Amerika serikat berencana memberikan bantuan kembali kepada Ukraina melawan serangan Rusia. Negeri Paman Sam AS akan memberikan bantuan lagi sebesar US$270 juta untuk membantu pertahanan Ukraina, termasuk US$100 juta untuk pengadaan pesawat nirawak atau drone.
Selain itu, selain paket yang bernilai US$270 juta Gedung putih juga memberikan bantuan sekitar US$175 juta untuk pertahanan Ukraina pada kesempatan berikutnya.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Jemawa, AS Sebut Rusia Selalu Gagal Hancurkan Sistem Rudal HIMARS yang Dikirim ke UkrainaAmerika Serikat (AS) menyebut Rusia selalu gagal menghancurkan sistem rudal HIMARS yang dikirim ke Ukraina.
Weiterlesen »
Ibu Negara Ukraina Datang ke AS Minta Tambahan Bantuan Senjata | merdeka.comIbu negara Ukraina, Olena Zelenska meminta anggota parlemen Amerika Serikat (AS) memberikan lebih banyak bantuan untuk negaranya yang masih menghadapi invasi Rusia yang memasuki bulan kelima.
Weiterlesen »
Rusia Sebut AS Halangi Ukraina Lakukan Negosiasi: Tujuan Mereka Hanya Kekalahan RusiaRusia mengungkapkan Amerika Serikat (AS) telah menghalangi Ukraina untuk melakukan negosiasi dengan mereka.
Weiterlesen »
Tak Puas Pasok Senjata, AS Ingin Kirimkan Pesawat Tempur ke Ukraina - Tribunnews.comPasokan senjata-senjata modern dari Amerika Serikat (AS) dan sekutunya ke Ukraina hingga kini belum bisa membendung tentara Rusia.
Weiterlesen »
Makin Gawat! Amerika Serikat Jajaki Pengiriman Jet Tempur dan Drone Kamikaze Tambahan ke UkrainaAmerika Serikat sedang menjajaki apakah bisa mengirim jet tempur buatan AS dan drone Kamikaze kelas berat, Phoenix Ghost, ke Ukraina.
Weiterlesen »
Rusia Dituding Jarah Baja dari Pabrik di Ukraina Senilai Rp 9 TRusia disebut menjarah baja senilai US$ 600 juta atau sekitar Rp 9 triliun (asumsi kurs Rp 15.000) dari pabrik dan pelabuhan di Ukraina.
Weiterlesen »