Awas Gejala Covid Terbaru Centaurus, Lebih Parah Dari Delta?

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Awas Gejala Covid Terbaru Centaurus, Lebih Parah Dari Delta?
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 cnbcindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 43 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 20%
  • Publisher: 74%

Virus Covid-19 sangat berbahaya karena memiliki penularan yang cepat dan mematikan. Covid-19 menjadi akar persoalan pandemi yang hampir melumpuhkan ekonomi.

"Kami melihat varian baru ini menggantikan semua varian yang sebelumnya kami anggap sangat menular, namun kami tidak tahu persis mengapa varian ini menjadi begitu dominan," ujar Dr Eleanor Gaunt, ahli virologi di University of Edinburgh, dikutip dari Euronews Next.

Dia mengatakan BA.2.75 bisa menerobos kekebalan tubuh yang telah terbentuk sebelumnya, baik karena vaksin maupun karena antibodi alami dari Covid. Centaurus saat ini telah terdeteksi di sekitar 10 negara, termasuk Inggris, AS, Australia, Jerman, dan Kanada. Adapun gejala Centaurus mirip dengan gejala Omicron pada umumnya, seperti batuk, kelelahan, dan hidung meler."Gejalanya mungkin jauh, jauh, jauh lebih ringan, terutama untuk orang yang sudah divaksinasi," kata Jasmine Plummer, asisten profesor di Cedars Sinai Medical Center, seperti dikutip dari Health.Meski gejalanya cenderung ringan, para ahli mengatakan subvarian BA.2.75 memiliki tambahan mutasi selain apa yang ada di varian terdahulu.

Namun, sejumlah ahli mengatakan masih terlalu dini untuk membuat prediksi soal gelombang baru yang disebabkan BA.2.75.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

cnbcindonesia /  🏆 7. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Studi: Rokok dan Vaping Memperparah Gejala Covid-19Studi: Rokok dan Vaping Memperparah Gejala Covid-19Sebuah studi baru menemukan bahwa perokok dan vapers lebih mungkin memiliki kasus COVID-19 yang parah atau bahkan meninggal karena penyakit tersebut.
Weiterlesen »

Kasus Covid-19 RI Masih 5.000-an, Gejala Awal Bukan DemamKasus Covid-19 RI Masih 5.000-an, Gejala Awal Bukan DemamSemakin berkembangnya virus, beberapa pasien melaporkan gejala awal bukan demam, melainkan kelelahan sebagai tanda terinfeksi virus Covid-19.
Weiterlesen »

Muncul Gejala Covid-19 Tapi Hasil Antigen Negatif, Kok Bisa?Muncul Gejala Covid-19 Tapi Hasil Antigen Negatif, Kok Bisa?Ada banyak kasus saat hasil tes antigen seseorang negatif, padahal sudah terlihat gejala Covid-19.
Weiterlesen »

Aman dari Covid-19, Jemaah Haji Dites Antigen di MataramAman dari Covid-19, Jemaah Haji Dites Antigen di MataramUntuk memastikan aman dari virus Covid-19, seluruh jemaah haji akan dites antigen di Mataram jemaahhaji
Weiterlesen »

|em|Long Covid|/em| Kian Umum Ditemukan pada Remaja di Atas Usia 14 Tahun |Republika Online|em|Long Covid|/em| Kian Umum Ditemukan pada Remaja di Atas Usia 14 Tahun |Republika Online'Long Covid' banyak terjadi pada remaja yang dirawat di rumah sakit karena Covid-19.
Weiterlesen »

Kasus Covid-19 Meningkat Lagi, Satgas Kasih Peringatan IniKasus Covid-19 Meningkat Lagi, Satgas Kasih Peringatan IniJuru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan masyarakat untuk kembali mewaspadai penularan Covid-19. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19...
Weiterlesen »



Render Time: 2025-03-31 10:30:01