Sejumlah orang tua siswa rela merogoh kocek hingga puluhan juta untuk bimbel agar anaknya bisa meraih prodi impian di kampus favorit. TempoTekno
TEMPO.CO, Jakarta - Dari rumahnya di Cibubur, Jakarta Timur, Ni Kadek Marva hampir setiap hari bolak-balik ke Konstanta, tempat bimbingan belajar di kawasan Tebet, Jakarta Selatan pada Juni lalu. Kala itu, siswa SMA 68 Jakarta ini tengah mempersiapkan diri mengikuti seleksi jalur mandiri di Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada .Marva bercita-cita menjadi dokter. Di dua kampus itu, dia memilih program studi Kedokteran.
Untuk mendukung mimpi anaknya, Sri, orang tua Rizki, siswa SMA 81 juga mendaftarkan anaknya di sejumlah bimbingan belajar. Rizki mengikuti les di dua bimbingan belajar dan juga mengambil kelas privat. Meski harus mengeluarkan uang puluhan juta, Sri mengaku tak masalah asal anaknya bisa masuk ke program studi Teknik Sistem Perkapalan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember . Untuk biaya les anaknya di Intens, Sri mengeluarkan duit Rp 13,7 juta untuk satu tahun.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Cerai, Ini Besaran Nafkah yang Diminta Nathalie Holscher ke SuleDitanya soal besaran nafkah yang diminta Nathalie Holscher, Madha menyebut angka puluhan juta.
Weiterlesen »
Lisandro Martinez Ke Manchester United: Apa Artinya Buat Harry Maguire & Raphael Varane? | Goal.comManchester United menyepakati biaya £46,5 juta dengan Ajax demi Lisandro Martinez – inilah mengapa Erik ten Hag ngebet reuni dengan bek Argentina itu di Old Trafford
Weiterlesen »
Jumlah Nasabah Bank Jago Tumbuh 100% dalam 6 BulanPendapatan bunga dan pendapatan syariah Bank Jago tumbuh lebih tinggi, yakni meningkat 340% menjadi Rp705 miliar
Weiterlesen »
Penumpang Pesawat Didenda Rp27 Juta karena Bawa Sandwich Subway dari SingapuraPenumpang Pesawat Didenda Rp27 Juta karena Bawa Sandwich Subway dari Singapura: Denda puluhan juta rupiah itu dikenakan karena penumpang pesawat itu tidak menulis ayam dan selada dalam isi sandwich Subway yang dibawanya dari Singapura.
Weiterlesen »
Erick Minta Perguruan Tinggi Siapkan Pengembangan Pendidikan Sesuai Kebutuhan Masa Depan |Republika OnlineDi tahun 2024, Indonesia memerlukan 17 juta tenaga kerja yang melek teknologi
Weiterlesen »