Berdasarkan data Peduli Lindungi, dari rata-rata 1,9 juta orang yang masuk pusat-pusat perbelanjaan per hari, hanya 24,6 persen yang sudah mendapatkan booster. Di tengah peningkatan kasus yang terjadi, hal tersebut tentu mengkhawatirkan.
Berdasarkan data Peduli Lindungi, dari rata-rata 1,9 juta orang yang masuk pusat-pusat perbelanjaan per hari, hanya 24,6 persen yang sudah mendapatkan. Di tengah peningkatan kasus yang terjadi, hal ini tentu sangat mengkhawatirkan, mengingat antibodi masyarakat akan semakin berkurang.Diwawancarai VOA baru-baru ini, juru bicara Kementerian Kesehatan M. Syahril mengatakan, "warga menganggap kasusnya turun. Kemarin sudah boleh mudik lebaran, kemudian masker boleh dilepas di luar ruangan.
Dicky kembali mendorong penerapan kembali protokol kesehatan. "Itu karena vaksin saja tidak bisa cukup. Harus dengan perubahan perilaku. Pakai masker, jaga jarak dan sebagainya. Itu yang penting. Dikombinasikan. Vaksin sekali lagi bukan solusi tunggal, bukan solusi ajaib, bukan tombolSeorang petugas medis tampak memberikan suntikan penguat atau booster vaksin COVID-19 kepada seorang warga dalam program booster di Jakarta, pada 29 Maret 2022.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Muncul Anak BA.2 Omicron, Imuwan Cermati Subvarian Baru BA.2.75Muncul Anak BA.2 Omicron, Imuwan Cermati Subvarian Baru BA.2.75: Usai BA.4 dan BA.5 kini kembali muncul subvarian baru dari Omicron yang disebut BA.2.75.
Weiterlesen »
Rekor Omicron BA.4 dan BA.5, Sehari Positif Covid-19 Naik 3.822 KasusPada Rabu (13/7), kasus Covid-19 dalam sehari tembus mencapai 3.822 pasien.
Weiterlesen »
Mutasi COVID-19 Meluas Kini Muncul Omicron BA.2.75, Bahayakah?Belum reda mutasi subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 yang membuat kasus COVID-19 melonjak, kini muncul kembali varian Omicron BA.2.75.
Weiterlesen »
Muncul Lagi Subvarian Omicron BA.2.75 atau Centaurus, Sudah Terdeteksi di 10 Negara - Tribunnews.comKemunculan subvarian Omicron baru yakni BA.2.75 atau yang dijuluki 'Centaurus' yang pertama kali diidentifikasi di India dikhawatirkan lebih menular.
Weiterlesen »
Dokter Ini Rasakan Gejala Aneh Omicron BA.5, Mirip MeningitisSeorang pasien yang terinfeksi Covid-19 subvarian Omicron BA.5 yang kebetulan seorang dokter mengatakan dia mengalami gejala yang tidak biasa.
Weiterlesen »