Ribut-ribut kasus Terawan sejak 2018, eks Menkes Nila F Moeloek sempat merekomendasikan pemberhentian metode cuci otak Terawan. Mengapa tak disetop?
Ribut-ribut kasus Terawan Agus Putranto terkait Metode Digital Substraction Angiography sudah berlangsung sejak 2018, bahkan MKEK IDI memanggil Terawan untuk menjelaskan metode 'cuci otak' mulai 2013 silam. Namun, tak ada kesimpulan lebih lanjut hingga akhirnya kembali gaduh lantaran video 'pemecatan' Terawan saat Muktamar di Banda Aceh 25 Maret 2022 viral.
"Memang Menteri Kesehatan harus masuk, kemudian pemerintah pusat pada pasal 71 praktik UU kedokteran mengatakan bahwa pemerintah pusat itu juga ikut melakukan pengawasan terhadap praktik kedokteran," terang dia dalam diskusi daring Selasa . Kilas balik di 2018, menurutnya ada 'kejanggalan' yang belum terungkap terkait rekomendasi pemberhentian terapi DSA yang sudah diberikan eks Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, pada akhirnya tak berjalan. Berdasarkan pengamatan tim yang dibentuk eks Menkes Nilam, penelusuran metode DSA kala itu dinyatakan tidak memenuhi syarat terapi yang seharusnya sehingga seharusnya disetop.
"Jadi memang jujur dikatakan bahwa ada pelanggaran terhadap surat yang dikirimkan oleh Menkes kepada KSAD, ada pelanggaran terhadap rekomendasi yang diberikan tim satuan tugas, itu juga," sambungnya.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Cerita Aleix Espargaro Hampir Pensiun Usai MotoGP 2018Aleix Espargaro berhasil meraih kemenangan perdana dalam karier profesionalnya di MotoGP Argentina. Siapa sangka, tiga tahun lalu ia hampir memutuskan pensiun.
Weiterlesen »
MKEK IDI Ungkap 5 Kelemahan Metode DSA “Cuci Otak” Dokter TerawanMKEK IDI mengungkapkan lima kelemahan metode digital subtraction angiography (DSA) yang dikembangkan dokter Terawan Agus Putranto.
Weiterlesen »
IDI Duga Pembimbing Terawan Dapat Tekanan Setujui Metode Cuci OtakMajelis Kehormatan Etik Kedokteran IDI menduga para dosen pembimbing dr Terawan Agus Putranto di Universitas Hasanuddin Makassar mendapatkan tekanan.
Weiterlesen »
Polemik Pemecatan Terawan Berlanjut, Komisi IX DPR Kritik hingga Minta Bubarkan Organisasi IDI - Tribunnews.comPolemik Pemecatan Terawan Berlanjut, Komisi IX DPR Kritik hingga Minta Bubarkan Organisasi IDI
Weiterlesen »
CEK FAKTA: Hoaks, Foto Dokter Terawan akan Bertugas di Jerman | merdeka.comFoto yang mengklaim dokter Terawan akan bertugas di Jerman adalah tidak benar. Faktanya, foto itu diambil tahun 2018, saat itu Terawan menjadi Kepala RS Gatot Subroto memenuhi undangan Rumah Sakit Krankenhaus Nordwest Jerman untuk mengenalkan metode cuci otak digital subtraction angiography (DSA).
Weiterlesen »