Moskow mengatakan tahapan pertama operasi sudah hampir selesai dan fokus ke Donbas.
REPUBLIKA.CO.ID, MARIUPOL -- Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy terus dorong perundingan dengan Rusia. Sementara Moskow memberi sinyal akan mengecilkan ambisinya untuk fokus pada wilayah yang diklaim separatis pro-Rusia di Ukraina timur setelah serangan di daerah lain mengalami kemandekan.
Pasukan separatis pro-Rusia di Donbas dan kemudian Luhansk sudah memeraing pasukan Ukraina sejak 2014 lalu. Separatis mendeklarasikan kemerdekaan sebelum invasi Rusia ke Ukraina. Sebelum menggelar serangan Moskow mengakui kemerdekaan dua wilayah tersebut. Perundingan berpekan-pekan gagal menghasilkan kemajuan signifikan. Dalam pidato yang ditayangkan di sebuah video, Zelenskyy mengatakan perlawanan tentaranya memberi"pukulan keras" bagi Rusia.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Rusia Sebut di Donbas 55.310 Fasilitas Rusak akibat Serangan UkrainaRusia mengatakan, separatis yang didukung Moskwa sekarang sudah menguasai 93 persen wilayah Luhansk dan 54 persen wilayah Donetsk, dua wilayah Donbas.
Weiterlesen »
Geram Sanksi Beruntun Barat ke Moskow, Menlu Rusia: Ini Deklarasi Perang Total Melawan KamiMenlu Rusia Sergey Lavrov menuduh sanksi-sanksi Barat ditujukan untuk mencekik dan menghancurkan ekonomi Rusia.
Weiterlesen »
NATO Tabuh Genderang Perang pada Rusia, Reaksi Moskow Makin Bernafsu Berantas Neo-Nazi - Pikiran-Rakyat.comNATO juga mengancam akan menempatkan lebih banyak pasukan mereka di wilayah timur blok tersebut akibat invasi Rusia di Ukraina.
Weiterlesen »
Moskow Umumkan PM Inggris Boris Johnson Jadi Pemimpin Anti Rusia Paling Aktif - Pikiran-Rakyat.com'Adapun Mr. Johnson, kami melihatnya sebagai peserta paling aktif dalam perlombaan untuk menjadi anti-Rusia,' kata Dmitry Peskov.
Weiterlesen »
Turki Tak akan Ikut Beri Sanksi ke Moskow, Erdogan: Rakyat Kami Bisa Mati Kedinginan tanpa Gas RusiaTurki menyatakan tak akan ikut memberi sanksi Moskow karena bergantung pada gas alam Rusia.
Weiterlesen »
Moskow Menggila, Kemenhan Rusia Klaim Pertahanan Udara Ukraina Sudah Hancur Total dan Tidak Ada Lagi - Pikiran-Rakyat.com'Saat ini, Angkatan Udara Ukraina dan sistem pertahanan udaranya hampir hancur total. Angkatan laut negara itu sudah tidak ada lagi,'.
Weiterlesen »