Ucapan duka yang dituliskan Jackie Chan ternyata mengundang amarah netizen China. Ternyata ini sebabnya:
Ni Kuang dianggap sebagai salah satu dari empat penulis terhebat di Hong Kong. Beberapa jam setelah kabar kepergiannya, banyak tokoh publik yang mengaku merasa kehilangan sosoknya di industri hiburan. Sebelum Ni Kuang, kebetulan sutradara sekaligus penulis skenario Hong Kong lainnya, Alex Law juga dikabarkan meninggal pada 2 Juli.
"Apa yang telah terjadi beberapa hari ini... Saya baru tahu bahwa senior Ni Kuang juga telah meninggalkan kami. Salah satu orang yang bertalenta di Hong Kong. Kami akan merindukanmu," tulisan Jackie Chan. Namun, pernyataan Jackie Chan itu justru berhasil memicu amarah netizen China. Mereka mengkritik Jackie Chan karena menganggap telah turut berduka atas kepergian tokoh Anti - Komunis Tiongkok.
Ni Kuang sendiri memang dikenal sangat kritis terhadap Partai Komunis Tiongkok . Bahkan, pada tahun 1957, penulis kelahiran Shanghai itu melarikan diri ke Hong Kong untuk melarikan diri dari PKT dan bersumpah untuk tidak akan pernah kembali ke China."Orang seperti itu tidak pantas untuk diingat," tulis salah satu netizen."Kepentingan nasional lebih penting di atas segalanya. Selama mereka anti Tiongkok , mereka termasuk dalam daftar hitam," komentar netizen lainnya.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Sampaikan Ucapan Duka di Kedutaan Besar Jepang, Jusuf Kalla Ungkap Momen Berkesan Bersama Shinzo Abe - Tribunnews.comJusuf Kalla (JK) secara resmi menyampaikan ucapan bela sungkawa atas wafatnya mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe ke Kedubes Jepang di Jakarta.
Weiterlesen »
Fakta di Balik Invasi Milenial ke Pasar Modal RIPandemi COVID-19 membuat pasar modal dalam negeri justru diserbu investor baru yang didominasi kalangan milenial.
Weiterlesen »
Bambang Widjojanto Hingga Denny Indrayana Bela Mardani Maming di Praperadilan |Republika OnlineMantan Pimpinan KPK Bambang Widjojanto dan Wamenkumham Denny Indrayana bela Mardani.
Weiterlesen »