AGI menyebut belum ada kemampuan untuk ketahui mutasi baru Covid-19
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perkumpulan Asosiasi Genomik Indonesia enggan berbicara banyak mengenai mutasi Covid-19 di Tanah Air yang semakin melemah. Saat ini masih jauh kemampuan untuk memperkirakan kemampuan varian baru Covid-19 yang semakin meningkat atau melemah.
Kendati demikian, AGI memperkirakan dua aspek terkait semua kejadian Covid-19 di seluruh dunia ini. Pertama insidensi masih tetap terjadi. Di sisi lain, dengan adanya vaksinasi Covid-19, angka kematian jadi lebih rendah. Lebih lanjut, AGI memperkirakan mutasi Covid-19 akan terus terjadi di Indonesia. Alasannya karena Covid-19 merupakan virus asam ribonukleat dan terjadi perubahan lingkungan.Selain itu, ia menyebutkan ada perubahan lingkungan yang berbeda, artinya ada perubahan daya tahan tubuh orang-orang. Tak hanya di Indonesia, ia menyontohkan di tempat pertama ditemukannya Covid-19 yaitu Cina juga terus terjadi mutasi, termasuk varian BF.7.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Apakah Pasien Kanker Bisa Terlindungi Secara Optimal dari Covid-19?Data Globocan, total kasus kanker di Indonesia 2020 396.914 kasus dan total kematian 234.511. Pasien kanker memiliki risiko terjangkit Covid-19 lebih tinggi
Weiterlesen »
FDA Resmi Izinkan Vaksin Covid-19 untuk Bayi Enam Bulan |Republika OnlineFDA izinkan vaksin Covid-19 bagi bayi terkait tingginya angka infeksi.
Weiterlesen »
Update 15 Desember 2022: Jakarta Deteksi 573 Kasus Covid-19 Hari IniKasus covid-19 di Indonesia bertambah 1.785 pada Kamis, 15 Desember 2022
Weiterlesen »
Covid-19 Naik, Warga Tiongkok Pilih di Rumah, Pemerintah KewalahanKantor dan toko-toko sepi serta kekurangan staf karena banyak pegawai yang sakit.
Weiterlesen »