Garuda Indonesia mencatat kerugian US$ 4,16 miliar atau setara dengan Rp 62,3 triliun. Begini pergerakan sahamnya yang sudah disuspensi 1 tahun lebih.
PT Garuda Indonesia Tbk baru merilis laporan keuangan tahun 2021. Dalam laporan tersebut perseroan masih mencatat kerugian tahun berjalan sebesar US$ 4,16 miliar atau setara dengan Rp 62,3 triliun .
"Optimisme tersebut yang terus kami selaraskan dengan demand dan tren pergerakan penumpang yang semakin meningkat. Oleh karenanya kami optimistis melalui momentum tercapainya homologasi PKPU, Garuda dapat secara konsisten mempertahankan capaian kinerja positif serta ke depannya dapat segera membukukan profit," katanya dalam keterangan resmi, Rabu .PKPU Garuda memang telah rampung, namun hingga saat ini saham berkode GIAA itu masih digembok oleh Bursa Efek Indonesia .
Harga tersebut merupakan yang terendah bahkan sejak Garuda melantai di BEI pada 11 Februari 2011 dengan harga penawaran tercatat Rp 750 per saham. Penurunan itu dikarenakan perseroan menjadi sorotan akibat jeratan utang dan ancaman pailit.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 62 Triliun di 2021Dalam laporan tersebut Garuda masih mencatat kerugian tahun berjalan sebesar US$ 4,16 miliar atau setara dengan Rp 62,3 triliun.
Weiterlesen »
Ternyata Tahun 2021 Garuda Indonesia Rugi Rp 62 Triliun
Weiterlesen »
Generali Indonesia Bayar Klaim Nasabah di Jatim Rp 67,8 MPT Asuransi Generali Indonesia (Generali Indonesia) telah membayarkan klaim nasabah di Jatim sebesar Rp 67,8 miliar selama semester I 2022.
Weiterlesen »
Tak Puas Dengan Hasil PKPU, 2 Kreditur Garuda Ajukan Kasasi ke MAProses PKPU Garuda Indonesia belum sepenuhnya tuntas. Pasalnya ada dua kreditur yang belum puas atas homologasi dengan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).
Weiterlesen »
Dua Lessor Gugat Hasil PKPU Garuda (GIAA), Tagihan Rp2,3 Triliun | Market - Bisnis.comKedua lessor Garuda Indonesia, yakni Greylag Goose Leasing 1410 Designated Activity Company dan Greylag Goose Leasing 1446 Designated Activity Company, keberatan dengan hasil PKPU homologasi.
Weiterlesen »